MSC: alur penerbitan delivery order (D/O) impor Indonesia

Paling digital di antara yang lain: invoice, rilis, pemantauan status, dan D/O elektronik menyatu dalam satu alur, dan dokumen elektroniknya dapat diverifikasi lewat kode QR.

Diperbarui 21 September 2026Pelabuhan: Jakarta / SemarangPatokan daftar dokumen: mengacu pada pemberitahuan terbaru pelayaran

1. Prasyarat—tidak terpenuhi, D/O tidak diterbitkan

Yang paling ditakuti dalam pengurusan D/O bukanlah banyaknya dokumen, melainkan terhenti pada satu prasyarat—selama itu belum beres, menghubungi berulang kali pun tidak ada gunanya. Untuk pelayaran ini, beberapa hal berikut harus beres lebih dulu:

2. Daftar dokumen yang diperlukan

Dokumen / suratPoin penting
NPWPIsian wajib
Kode HS (minimal 4 digit)Isian wajib
Paket surat D/OSurat kuasa yang digabung dengan surat pernyataan, surat kuasa pengambilan D/O, surat peminjaman kontainer, surat tugas, dan sejenisnya—beberapa surat dijilid menjadi satu berkas
Bea meteraiMeterai Rp10.000 pada setiap tanda tangan
Bukti pembayaran

3. Waktu dan tenggat

Titik waktuKeterangan
Tahapan yang tersedia dalam bentuk elektronikPermohonan invoice / permohonan rilis / pemantauan status / unduh dan cetak D/O elektronik / verifikasi kode QR
Tenggat sanggahan invoice3 hari sejak tanggal invoice untuk pelanggan tanpa fasilitas kredit; 5 hari untuk yang memiliki fasilitas
Isian permohonan perpanjanganNomor bill of lading / berat kotor / volume / consignee / tanggal perpanjangan hingga

4. Jebakan yang paling sering terjadi di pelayaran ini

  1. Jangan buru-buru mengejar rilis untuk pengiriman telex release—pastikan dulu status telex release-nya, kalau tidak, mengejar pun sia-sia.
  2. D/O elektronik dilengkapi kode QR untuk verifikasi; begitu Anda menerimanya, Anda bisa memverifikasinya sendiri.
  3. Menggabungkan beberapa surat menjadi satu berkas sebelum diserahkan adalah kebiasaan kerja di pelayaran ini; mengirimkannya terpisah tidak efisien.

5. Setelah D/O, apa berikutnya

Mendapat D/O baru berarti hak pengambilan barang sudah di tangan. Setelahnya masih ada penyampaian PIB (BC 2.0) → pembayaran pajak → pemeriksaan atau release → pengambilan kontainer dan pengiriman. Berkas D/O dan berkas kepabeanan adalah dua set yang berbeda, tetapi memakai kumpulan field dasar yang sama (nomor bill of lading, nomor kontainer, consignee, NPWP); satu saja tidak cocok, hulu dan hilir akan bolak-balik minta perbaikan. Saat kami mengurus D/O, kedua set field ini kami periksa sekaligus.

Persyaratan D/O pelayaran lain

Halaman ini disusun dari aturan terbuka dan patokan korespondensi pelayaran dalam praktik impor Indonesia sehari-hari, dan hanya untuk referensi bisnis—bukan merupakan nasihat hukum, kepabeanan, atau biaya. Daftar dokumen, tenggat waktu, dan biaya tiap pelayaran terus berubah, sehingga yang berlaku adalah pemberitahuan terbaru dan pengumuman resmi pelayaran; biaya dan rekening mengacu pada invoice pelayaran, dan halaman ini tidak mencantumkan nominal maupun nomor rekening apa pun. Wuhan Freedom International Logistics Co., Ltd. · PPJK berlisensi di Indonesia · Jakarta / Semarang / Wuhan.