LCL Domestik Indonesia: Jawa ↔ Pulau Luar, Lewat Kontainer Domestik
Kami membuka semua hal di jalur ini yang bisa dinyatakan secara jujur: bagaimana pelabuhan muat dipilih, bagaimana waktu tempuh bekerja menurut arah dan wilayah, baris mana yang harus dikunci dalam penawaran, dan klaim mana yang langsung terlihat sebagai jebakan. Tarif sendiri mengikuti tarif berlaku pelayaran dan diteruskan sesuai biaya — kami tidak memublikasikan harga tetap, kami hanya memastikan dasar hitungnya tidak menyesatkan.
Empat angka: rute dan waktu tempuh lebih dulu
Masukkan kode pos Indonesia lima digit untuk asal dan tujuan, volume dalam meter kubik, dan berat dalam kilogram. Alat ini mengembalikan arah, pelabuhan muat yang disarankan, apakah LCL atau FCL yang cocok, hari door-to-door, serta delapan pertanyaan yang harus diselesaikan permintaan penawaran Anda.
Tujuh hal yang benar-benar kami kerjakan di jalur ini
Waktu door-to-door per wilayah (berangkat / kembali)
Hari door-to-door dengan asumsi sambungan keberangkatan lancar, tidak termasuk waktu menunggu keberangkatan berikutnya; jalur berfrekuensi rendah perlu menambahkannya.
| Wilayah | Pelabuhan contoh | Berangkat (Jawa → pulau luar) | Kembali (pulau luar → Jawa) |
|---|---|---|---|
| Sumatra | Palembang, Medan, Batam | 5–10 hari | 7–14 hari (perkiraan) |
| Kalimantan | Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan | 7–12 hari | 10–16 hari (perkiraan) |
| Sulawesi | Makassar | 4–7 hari | 10–19 hari (teramati, varians besar) |
| Bali / NTB / NTT | Denpasar, Mataram, Kupang | 5–12 hari | 8–16 hari (perkiraan) |
| Maluku | Ambon, Ternate | 12–18 hari | 14–20 hari (perkiraan) |
| Papua / Papua Barat | Jayapura, Sorong, Timika | 15–25 hari (termasuk tunggu 7–10 hari) | 18–28 hari (perkiraan) |
Angka kembali yang ditandai "perkiraan" tidak memiliki data teramati dengan dasar yang sama; angka tersebut digeser dari leg berangkat dan harus dikonfirmasi ke pelayaran. Musim gelombang Desember–Februari membuat arah Papua lebih panjang lagi.
Tiga jebakan yang perlu Anda tahu sebelum meminta tarif LCL antar pulau
Dasar pengenaan tarif, apa yang termasuk dan tidak termasuk
Satuan: per CBM atau per kg, W/M pada nilai yang lebih besar; dasar standar domestik adalah 1 CBM = 1.000 kg</b><br><b>Minimum: lazimnya 1 CBM atau 50–100 kg — berbeda-beda, jadi selalu ditanyakan</b><br><b>Tarif: mengikuti tarif pelayaran yang berlaku, diteruskan sesuai biaya — tidak ada harga tetap yang dipublikasikan di sini
- Leg laut
- Penanganan dasar di tujuan (sesuai definisi dalam penawaran pelayaran)
- Penjemputan dan pengiriman tujuan (tergantung tingkat layanan — minta dicantumkan terpisah)
- Asuransi
- Pengemasan, peti kayu, dan fumigasi
- Biaya tambahan kelebihan berat / panjang
- Demurrage dan penumpukan di tujuan
- Pemberesan di pelabuhan lain (kepabeanan masuk proses PIB impor internasional, ditagih terpisah)
- PPN
Jalur LCL antar pulau lainnya
Jalur di atas adalah rute utama. Titik bongkar ini juga dikonsolidasi setiap hari, masing-masing dengan pola transshipment dan pengiriman akhir yang berbeda.
Enam muatan LCL antar pulau yang umum, masing-masing punya aturannya
Bagian di atas membahas kisaran waktu dan dasar pengenaan tarif. Enam halaman ini memecah jalur menurut jenis muatan: sepeda motor, pindahan rumah, hewan hidup, barang besar, peralatan rumah tangga dan furnitur, serta kendaraan. Kemasan, deklarasi, dan pengirimannya berbeda — menyamakannya justru sumber kesalahan.
Sumber resmi
Kanal berikut dapat diverifikasi sendiri. Tarif, pembatasan, dan waktu layanan mengikuti pengumuman terbaru masing-masing instansi.
- Pelindo (operator pelabuhan Indonesia) — Operasi pelabuhan, terminal, dan jadwal kapal
- Indonesia National Single Window (INSW) — Platform terpadu untuk pengajuan, perizinan, dan dokumen impor/ekspor
- Kementerian Perhubungan — Regulasi pelayaran dan kepelabuhanan domestik
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah LCL domestik Indonesia itu sama dengan kurir?
Tidak. Paket kurir bergerak per kilogram lewat jaringan udara dan darat — kiriman kecil, cepat, mahal. Kargo kurang dari kontainer antar pulau bergerak terutama sebagai konsolidasi kontainer domestik: beberapa pengirim berbagi satu kotak pada layanan liner domestik, dihitung per CBM atau per kilogram, jauh lebih hemat tetapi dihitung dalam hari. Keduanya dua sistem terpisah dan tarifnya tidak bisa dikonversi satu sama lain.
Dari pelabuhan mana kargo Jawa ke pulau luar sebaiknya berangkat?
Arah Sumatra berangkat dari Jakarta (Tanjung Priok); selain itu semua dari Surabaya (Tanjung Perak). Semarang (Tanjung Emas) adalah pelabuhan pengumpan, bukan asal jalur utama, sehingga kargo Jawa Tengah biasanya diangkut darat ke Surabaya atau Jakarta untuk berangkat. Kargo antar dua titik di Jawa adalah pergerakan darat dan tidak memakai kontainer domestik.
Berapa lama sampai?
Tergantung wilayah dan arah (door-to-door, sambungan lancar, tidak termasuk menunggu keberangkatan berikutnya): Sumatra 5–10 hari, Kalimantan 7–12 hari, Sulawesi berangkat 4–7 hari, Bali dan NTB/NTT 5–12 hari, Maluku 12–18 hari, Papua 15–25 hari. Leg kembali umumnya lebih panjang dari berangkat — Sulawesi kembali teramati 10–19 hari dengan varians besar — dan angka kembali untuk wilayah lain adalah perkiraan yang harus dikonfirmasi ke pelayaran.
LCL atau FCL — bagaimana memilihnya?
Titik impas di jalur domestik Indonesia berada jauh di bawah 12–15 CBM yang lazim di jalur internasional, tetapi angkanya harus dihitung dari penawaran berjalan dan tidak boleh memakai ambang tetap. Sebagai patokan: 1–10 CBM biasanya lebih hemat sebagai LCL, 10–15 CBM sebaiknya diminta penawaran keduanya, di atas 15 CBM minta juga 20GP; kargo berat (puluhan ton) pantas diminta keduanya meski volumenya kecil.
Apakah penawaran sudah termasuk pengiriman di tujuan?
Belum tentu, dan ini item yang paling sering ditambahkan belakangan. Permintaan penawaran Anda harus mewajibkan biaya pengiriman tujuan dicantumkan sebagai baris tersendiri dan menyatakan apakah layanannya door-to-door atau port-to-port / port-to-door. Penawaran yang tidak memisahkannya kemungkinan besar akan ditambah setelah barang tiba.