Tiongkok adalah pasar durian terbesar dunia, ~USD 8 miliar per tahun. Indonesia masuk dengan Bawor, Super Tembaga dan Namlung, menargetkan pangsa 5-10%.
Angka kunci
| Item | Nilai |
|---|---|
| Protokol ditandatangani | 2025-05-25, Barantin × GACC |
| Pengiriman pertama | 2025-12-15, 48 ton, Tanjung Priok → Qingdao |
| Waktu transit | 56 → 22-26 hari (langsung) |
| Biaya kontainer | USD 18.000 → 10.000-11.000 (hemat ~8.000) |
| Rumah kemas IKT | 8 nasional (7 Sulawesi Tengah + 1 Bogor) |
Sumber: Barantin, Tempo, RRI. Ditinjau 2026-10-16.
Persyaratan teknis wajib
| Tahap | Persyaratan |
|---|---|
| Kebun | Kebun terdaftar milik sendiri/mitra, keterlacakan penuh |
| Rumah kemas | Sertifikasi IKT Barantin (Peraturan 15/2024) |
| Pembekuan | Pembekuan cepat -30°C atau lebih rendah; inti -18°C |
| Seleksi | Seleksi manual per buah, buang buah rusak |
| Registrasi Tiongkok | Rumah kemas terdaftar di sistem GACC |
| Bentuk produk | Daging / purée / buah utuh |
Rute dan waktu
Cek kebun → pembekuan IKT → phyto Barantin → pengajuan PEB → muat Jakarta (reefer 40') → langsung ke Qingdao/Guangzhou → bea cukai Tiongkok → distribusi rantai dingin. Pelayaran langsung 7-12 hari, end-to-end 22-26 hari. Form E memberi importir Tiongkok tarif ACFTA.
Siap naik rute langsung durian?
Kirim lokasi kebun/pabrik dan volume rencana Anda untuk cek kesenjangan registrasi.
Cek kesenjangan gratis →Sumber resmi
Saluran resmi yang dapat Anda verifikasi sendiri; kebijakan akses mengikuti pengumuman terbaru.
- GACC (Tiongkok) — pengumuman akses & registrasi luar negeri
- Barantin (Indonesia) — phyto/sanitasi & izin ekspor