Koridor produk sampingan pertanian yang stabil — arang tempurung kelapa (UN 1361) dan karbon aktif (UN 1362) adalah komoditas volume konsisten dari Indonesia ke Tiongkok, tetapi aturan kargo berbahaya 2026 membuat "dikirim sebagai kargo umum" menjadi masa lalu.
Angka kunci
| Item | Nilai |
|---|
| HS arang tempurung kelapa (ID → CN) | BTKI 4402.20.10 → Tiongkok 4402200000 |
| HS karbon aktif (ID → CN) | BTKI 3802.10.10 → Tiongkok 3802109000 |
| Bea impor Tiongkok (arang) | MFN 6%, bea sementara 0% (cadangan); PPN 13% |
| Bea impor Tiongkok (karbon aktif) | MFN 6,5%, 0% lewat FORM E; PPN 13% |
| Kargo berbahaya | UN 1361 / 1362 keduanya kelas 4.2; IMDG 42-24 wajib sejak 2026-01-01 |
| Muatan | 20GP 16–17 ton, 40HQ 26–27 ton |
Sumber: WCO HS 2022 / DJBC BTKI, tarif GACC, IMDG Code 42-24. Ditinjau 2026-10-29.
Kode HS (Indonesia ↔ Tiongkok)
| Komoditas | BTKI Indonesia (8 digit) | Tarif Tiongkok (10 digit) |
|---|
| Arang tempurung kelapa (non-aktif) | 4402.20.10 (of coconut shell) | 4402200000 (arang dari kulit/biji) |
| Karbon aktif tempurung kelapa | 3802.10.10 (berbasis arang tempurung kelapa) | 3802109000 (karbon aktif lainnya) |
Catatan klasifikasi: HS 2022 menambah subpos 4402.20 "dari kulit atau biji", memindahkan arang tempurung kelapa dari kode lama 4402.90.10 ke 4402.20.10 — banyak referensi lama masih memakai kode lama. Jangan pernah mendaftarkan karbon aktif sebagai 3802101000 (berbasis kayu); ia masuk 3802109000.
Ekspor Indonesia: izin · bea · proses
| Item | Persyaratan |
|---|
| Izin ekspor (ET/PE/LS) | Tidak perlu — produk sampingan pertanian, di luar daftar larangan/pembatasan (lartas) |
| SVLK legalitas kayu | Tidak perlu (hanya arang kayu keras yang butuh SVLK) |
| Kuota DMO/DPO | Tidak berlaku (hanya sumber daya strategis, mis. CPO/batubara) |
| Bea keluar | 0% |
| PPN | 0% (tarif nol, dapat dikreditkan) |
| Registrasi eksportir | NIB + NPWP + NIK (identitas bea cukai); KBLI harus mencakup kegiatan ekspor |
| Pengajuan ekspor | PEB (CEISA) → persetujuan NPE → muat |
| Surat keterangan asal | FORM E (ACFTA) utama / FORM RCEP opsional, terbit lewat e-SKA |
Delapan langkah ekspor: ① Peroleh NIB via OSS → NPWP → NIK; ② Pesan ruang DG 3–4 minggu sebelumnya dan selesaikan audit pabrik; ③ Lakukan weathering minimal 14 hari, suhu material < 40°C pada hari pengemasan; ④ ROA/COA + uji self-heating SHT (UN N.4), vanning survey saat muat; ⑤ Ajukan PEB elektronik; ⑥ Persetujuan NPE; ⑦ Terbitkan FORM E / FORM RCEP lewat e-SKA; ⑧ Peroleh B/L.
Daftar dokumen ekspor
| Dokumen | Catatan |
|---|
| Invoice komersial + packing list | Nilai, Incoterms, jumlah koli, berat kotor/bersih |
| PEB + NPE | Deklarasi ekspor dan persetujuan masuk pelabuhan |
| Bill of lading (B/L) | B/L kargo berbahaya harus mencantumkan nomor UN / kelas |
| FORM E / FORM RCEP | Kunci preferensi bea Tiongkok (e-SKA) |
| MSDS + Deklarasi DG | Wajib untuk deklarasi kelas 4.2 |
| Sertifikat SHT (UN N.4) | Dari lab terakreditasi (Sucofindo/Carsurin/SGS dll.) |
| Vanning Certificate | Sertifikat pemuatan surveyor independen |
| Sertifikat fitosanitasi | Asal nabati; wajib untuk penggunaan media tanam |
Pelabuhan muat utama
| Pelabuhan | Kode | Catatan |
|---|
| Tanjung Emas (Semarang) | ID SRG | Pabrik Jawa Tengah; paling umum untuk arang |
| Tanjung Perak (Surabaya) | ID SUB | Pelabuhan utama Jawa Timur |
| Tanjung Priok (Jakarta) | ID JKT | Pelabuhan terbesar, pelayaran langsung terbanyak |
Angkutan laut & kargo berbahaya (peringatan inti)
IMDG Code Amandemen 42-24 wajib sejak 2026-01-01, menghapus pengecualian lama SP925 / SP223 dan menambah SP978: arang tempurung kelapa (UN 1361) tidak lagi boleh dikapalkan sebagai kargo umum lewat uji self-heating UN N.4 — harus dideklarasikan sebagai DG kelas 4.2 secara FCL; LCL dilarang.
| Item | Arang (non-aktif) | Karbon aktif |
|---|
| Nomor UN | UN 1361 (Carbon, animal or vegetable origin) | UN 1362 (Carbon, activated) |
| Kelas | 4.2 (mudah terbakar sendiri) | 4.2 |
| Grup pengemasan | PG II / III | PG II / III |
| Pengecualian setelah 2026 | Tidak ada (SP978 melarang pengecualian N.4) | SP979 bersyarat (aktivasi uap pakai sertifikat / aktivasi kimia pakai uji negatif) |
Lima syarat pemuatan SP978 (semua wajib)
| Syarat | Rincian |
|---|
| ① Weathering | Minimal 14 hari weathering terbuka (terlindung) sebelum pengemasan |
| ② Suhu muat | Suhu material ≤ 40°C pada hari pengemasan / pemuatan |
| ③ Kemasan berizin UN | Hanya kemasan berizin UN (mis. kotak fibreboard 4G); karung tenun (5H1), karung tekstil tanpa lapisan (5L1) dan kantong kertas multi-lapis (5M1) dilarang |
| ④ Ruang atas | Headspace ≥ 30cm antara muatan dan atap kontainer |
| ⑤ Tinggi tumpukan | Tumpukan paket ≤ 1,5m (atau blok 16m³ + celah 15cm) |
Muatan & waktu transit
| Kontainer / rute | Referensi | Catatan |
|---|
| 20GP | 16–17 ton | ~15% turun vs pra-SP978 karena headspace 30cm |
| 40HQ | 26–27 ton | Terbatas berat |
| Jakarta → Shekou/Shanghai (langsung) | 7–11 hari | Pelayaran langsung terbanyak, tercepat |
| Semarang/Surabaya (transshipment) → Tiongkok | 12–18 hari | Via Singapura / Port Klang |
Surcharge DG 15–30% di atas kargo umum; pesan 3–4 minggu sebelumnya. MSC / Maersk / CMA CGM menerima deklarasi UN 1361, sementara sebagian pelayaran sudah keluar dari arang — konfirmasi per pengiriman. Pembakaran sendiri adalah "inherent vice": asuransi kargo laut standar tidak menanggungnya; tambahan HSSC bisa membantu tapi tidak dijamin — pencegahan adalah perlindungan sejati.
Impor Tiongkok: bea · regulasi · kualifikasi
| Pajak | Arang 4402200000 | Karbon aktif 3802109000 |
|---|
| Bea MFN | 6% | 6,5% |
| Bea impor sementara | 0% (cadangan) | Tidak ada |
| PPN | 13% | 13% |
| FORM E (ACFTA) | 0% | 0% (verifikasi di Single Window) |
| Beban gabungan | ≈13% | Tanpa FORM E ≈20,345%; dengan FORM E ≈13% |
| Regulasi | Persyaratan |
|---|
| Izin impor | Tidak perlu |
| CITES | Tidak berlaku (tempurung kelapa bukan spesies dilindungi) |
| Fitosanitasi | Hanya penggunaan "media tanam" memicu Pengumuman No. 210 (registrasi Tiongkok perusahaan luar negeri + deklarasi sertifikat fito); penggunaan industri/bahan bakar/pengolahan air tidak |
| Kualifikasi importir | Hanya pendaftaran consignee/consignor bea cukai (registrasi operator perdagangan luar negeri dihapus sejak 2022-12-30) |
Pendaftaran importir, empat langkah: ① Lingkup izin usaha mencakup "impor & ekspor barang"; ② Pendaftaran unit deklarasi bea cukai via Single Window (kode bea cukai 10 digit, sekaligus pendaftaran karantina); ③ Kartu e-port / shared shield; ④ Daftar penerimaan/pembayaran valas perdagangan di bank.
Risiko & hal yang perlu diverifikasi
| Risiko | Poin kunci |
|---|
| Klasifikasi | Arang = 4402200000 (bukan kode lama 4402900090); karbon aktif = 3802109000 (bukan 3802101000 berbasis kayu) |
| Penyembunyian DG | Sejak 2026, "kargo umum" = penyembunyian: denda berat / penahanan / pengembalian |
| Pembakaran sendiri | Asuransi kargo laut standar mengecualikannya; tambahan HSSC bukan jaminan |
| Media tanam | Perusahaan tidak terdaftar atau ditemukan tanah → dikembalikan atau dimusnahkan, tanpa perbaikan |
| Tanpa FORM E | Karbon aktif dikenakan MFN 6,5% |
Hal yang perlu diverifikasi manual
- Apakah tarif ACFTA 3802109000 adalah 0% — konfirmasi dengan kode 10 digit di China Single Window / portal layanan FTA.
- 4402.20.10 / 3802.10.10 dan penanda lartas — verifikasi di BTKI Bea Cukai Indonesia (beacukai.go.id) atau INSW.
- Kebijakan penerimaan arang kelas 4.2 tiap pelayaran dan surcharge DG — konfirmasi per pemesanan.
- Apakah kadar air ≥30% (basah) menjadi pengecualian UN 1361 yang sah — belum ada dukungan resmi di bawah IMDG 42-24; konfirmasi dengan pelayaran / otoritas maritim.
- Apakah penggunaan industri perlu sertifikat fito — tergantung persyaratan pelabuhan tujuan.
Mau kirim arang tempurung kelapa ke Tiongkok? Cek DG + klasifikasi dulu
Kirim jenis material (arang / karbon aktif), volume, dan pelabuhan tujuan untuk rencana ekspor serta penawaran dalam 48 jam.
Cek kepatuhan gratis →
Sumber resmi
Saluran resmi yang dapat Anda verifikasi sendiri; kebijakan akses dan tarif mengikuti pengumuman terbaru.