Beranda / Layanan / FORM E & ACFTA

FORM E dan Tarif Preferensi ACFTA: Syarat, Jebakan, dan Contoh Hitung

Dalam kerangka perdagangan China–ASEAN (ACFTA), barang asal China yang disertai sertifikat asal FORM E dapat diajukan dengan tarif bea masuk preferensi, bahkan 0% untuk sebagian pos. Tetapi preferensi ini tidak diberikan otomatis: ia hanya diberikan kepada yang mengajukannya dengan benar.

Diperbarui 22 September 2026Kepatuhan & DokumenPPJK berlisensi di Indonesia

Ringkasan

1. Apa itu FORM E dan apa yang ia buka

FORM E adalah sertifikat asal yang diterbitkan untuk perdagangan dalam kerangka ACFTA antara China dan negara-negara ASEAN. Bagi barang asal China yang masuk Indonesia, sertifikat ini menjadi dasar untuk mengajukan tarif bea masuk preferensi alih-alih tarif MFN, dan pada sebagian pos tarifnya bahkan 0%.

2. Tiga syarat keras penggunaan FORM E

SyaratMaksudnyaBentuk gagalnya di lapangan
Sertifikat dalam masa berlakuFORM E dan hubungan waktunya dengan pengapalan harus sesuai ketentuanSertifikat terbit dengan tanggal atau urutan waktu yang tidak cocok dengan pengapalan
Kriteria asal terpenuhiBarang benar-benar berasal dari wilayah skema sesuai kriterianyaBarang sekadar dikirim lewat China tetapi tidak memenuhi kriteria asal
Preferensi dinyatakan saat PIBPengajuan tarif preferensi dinyatakan dengan benar pada pernyataan imporFORM E lengkap tetapi lupa dinyatakan; tarif MFN yang berlaku

Poin ketiga adalah yang paling sering: dokumen ada, barangnya benar, tetapi preferensi tidak diraih karena tidak dinyatakan pada PIB. Ini kerugian murni karena urutan kerja, bukan karena regulasi.

3. Contoh hitung: memakai FORM E atau tidak

Angka di bawah murni contoh untuk menunjukkan mekanismenya; tarif sebenarnya per pos tarif dan mengikuti peraturan terbaru. Misalkan nilai CIF USD 10.000, tarif MFN contoh 10%, dan pos tarif ini mendapat preferensi 0% dengan FORM E.

KomponenTanpa FORM E (contoh)Dengan FORM E (contoh)
Nilai CIFUSD 10.000USD 10.000
Bea masuk (tarif contoh)10% = USD 1.0000% = USD 0
PPN efektif 11% atas (CIF + BM)11% x 11.000 = USD 1.21011% x 10.000 = USD 1.100
Total contohUSD 2.210USD 1.100

Cara membacanya: penghematan bukan hanya pada bea masuknya, tetapi juga pada PPN yang dihitung dari CIF plus bea masuk. Semakin tinggi tarif MFN pos Anda, semakin besar dua efek itu sekaligus.

4. Penyebab FORM E gagal digunakan

5. Kapan FORM E diurus dan oleh siapa

6. Batas yang perlu diingat

Halaman terkait

Catatan khusus halaman ini: Contoh perhitungan di halaman ini memakai tarif hipotetis untuk menjelaskan mekanisme. Tarif preferensi sebenarnya per pos tarif dan mengikuti jadwal tarif ACFTA terbaru.

Halaman ini disusun dari praktik lapangan impor Indonesia dan aturan terbuka, dan hanya untuk referensi bisnis—bukan merupakan nasihat hukum, kepabeanan, atau biaya. Ketentuan kepabeanan, tarif, dan persyaratan izin terus berubah, sehingga yang berlaku adalah peraturan terbaru serta hasil pemeriksaan resmi. Wuhan Freedom International Logistics Co., Ltd. · PPJK berlisensi di Indonesia · Jakarta / Semarang / Wuhan.