Angka kunci (bisa dikutip)
| Item | Acuan |
|---|---|
| Kota asal | Yiwu |
| Pelabuhan muat dan terminal | Ningbo · Beilun / Meishan |
| Tujuan Indonesia yang dilayani | Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar |
| Terakhir ditinjau | 2026-09-28 |
Peran kota asal ini di jalur tersebut
Kiriman dari Yiwu berciri kecil, terpencar dan campuran: banyak jenis komoditas kecil dalam jumlah kecil, yang biasanya dikonsolidasi, bukan mengisi satu container. Di jalur Indonesia, rute yang paling natural adalah keluar lewat Ningbo Beilun atau Meishan, dan pertanyaan utamanya adalah bagaimana menggabungkan barang lepas menjadi satu kiriman dengan penagihan yang jelas.
Bagaimana barang dari kota ini benar-benar berjalan
Tentukan dulu dikonsolidasi atau penuh: kalau volumenya mengisi container, kirim FCL; kalau tidak, kirim sebagai LCL yang ditagih per CBM atau kilogram, W/M yang lebih besar. Setelah barang lepas masuk gudang, ukur dan timbang per potong, jangan menagih berdasarkan perkiraan shipper. Barang LCL dibongkar dan dibagikan di pelabuhan tujuan, jadi uraian barang dan jumlah potong harus disebutkan per item, kalau tidak pemeriksaan kepabeanan terhadap seluruh kiriman tidak akan cocok.
Acuan transit (dari tabel rute halaman induk)
| Tujuan Indonesia | Terminal muat |
|---|---|
| Jakarta | Beilun / Meishan · 7–11 hari |
| Surabaya | Beilun / Meishan / Daxie · 10–18 hari |
| Medan | Beilun / Meishan / Daxie · 12–20 hari |
| Makassar | Beilun / Meishan / Daxie · 14–22 hari |
Yang biasa dikirim dari kota ini
- Komoditas kecil kebutuhan sehari-hari dan barang rumah tangga
- Perhiasan, alat tulis dan barang musiman
- Tas dan produk tekstil jadi
- Peralatan rumah tangga kecil dan aksesorisnya
Tiga hal yang harus dituntaskan saat memesan
- Tulis uraian barang secara spesifik: dengan komoditas yang begitu campuran, istilah umum seperti barang kebutuhan sehari-hari paling mudah tertahan di kepabeanan.
- Ukur sendiri volume dan beratnya dulu: menagih dari perkiraan shipper berarti membayar selisihnya saat diukur ulang pada saat tiba.
- Tanyakan minimum kiriman untuk LCL: berbeda antar carrier, jadi pastikan mau menerima jumlah kecil sebelum memesan.
Baris yang harus ditulis mati di penawaran
- Susun mundur cut-off dan gate opening dari jadwal kapal; pegang release note sebelum tenggat
- Tulis ongkos kirim tujuan sebagai baris sendiri dan sebutkan door to door atau port to port
- Konfirmasi free time dan free storage sesuai ketentuan carrier saat ini, tanyakan setiap biaya lewat waktu per item
Pertanyaan yang sering diajukan, jawaban standar
Berapa hari sebelum keberangkatan masa cut-off?
2-3 hari sebelum keberangkatan kapal.
Berapa hari pengiriman ke luar Jawa?
5-10 hari termasuk transfer lanjutan.
Berapa hari kepabeanan Jakarta (Tanjung Priok)?
2-4 hari kerja (dokumen lengkap, tanpa pemeriksaan).
Barang Yiwu lewat Ningbo atau Shanghai?
Dipilih berdasarkan keberangkatan saat ini bersama leg darat, dengan Ningbo yang paling sering dipakai. Kami mengutip keduanya supaya Anda bisa memilih sesuai tanggal kirim.
Bagaimana penagihan LCL untuk komoditas kecil?
Per CBM atau per kilogram, W/M yang lebih besar, dengan rasio konversi berbeda antar carrier. Baris itu harus ditulis mati di penawaran, kalau tidak pelabuhan tujuan akan mengukur ulang.
Bagaimana kalau uraian barangnya terlalu banyak?
Kelompokkan per kategori lalu sebutkan per item dengan jumlah potong dan berat mengikuti. Kepabeanan memeriksa uraian satu per satu, jadi penulisan yang terlalu umum justru lebih lambat.
Sumber resmi
Kanal di bawah ini bisa diperiksa sendiri. Tarif, pengawasan dan waktu kerja mengikuti pengumuman terbaru masing-masing instansi.
Langkah berikutnya
Tulis uraian barang secara spesifik: dengan komoditas yang begitu campuran, istilah umum seperti barang kebutuhan sehari-hari paling mudah tertahan di kepabeanan. Kirimkan asal, tujuan, volume dan berat serta apakah perlu door to door. Kami kembalikan pelabuhan muat, kisaran transit dan radius pengiriman sesuai keberangkatan saat ini, plus daftar hal yang harus dituntaskan.
Minta penawaran