Data utama (bebas dikutip)
| Item | Angka referensi |
|---|---|
| Bea masuk MFN HS 2804 (hidrogen / argon / gas mulia) | 5% (INSW · Bea Cukai 2026) |
| ACFTA (FORM E) | 0% |
| PPN | 12% (dasar pengenaan 11/12) |
| PPh 22 (dengan / tanpa API) | 2,5% / 7,5% |
| Impor argon Indonesia 2024 | ≈ US$17,2 juta, Tiongkok sekitar separuh (BPS) |
| Impor gas mulia Indonesia 2024 | ≈ US$6,3 juta (UN Comtrade / WITS) |
Diperbarui 2026-10-16; sumber di bagian bawah halaman. Tarif mengikuti BTKI / INSW yang berlaku.
Ringkasan singkat
- Satu pos, satu tarif. Argon, gas mulia dan hidrogen semuanya masuk HS 2804 dengan bea masuk 5% — nol dengan FORM E lewat ACFTA.
- Semua gas adalah barang berbahaya kelas 2. Tabung adalah bejana bertekanan dan helium cair bergerak dengan ISO tank; tidak ada yang bisa dikirim sebagai barang umum. Kelas ditentukan oleh gasnya (mudah terbakar / tidak mudah terbakar / oksidator), bukan ukuran tabung.
- Tiongkok adalah sumber gas utama Indonesia. Kami dapat menghubungkan Anda dengan pemasok dan menangani kepabeanan sisi Indonesia sekaligus.
1. Klasifikasi: kode HS 2804
| Kode HS | Produk | MFN | ACFTA (FORM E) |
|---|---|---|---|
| 28041000 | Hidrogen | 5% | 0% |
| 28042100 | Argon | 5% | 0% |
| 28042900 | Gas mulia (He, Ne, Kr, Xe, Rn) | 5% | 0% |
| 28043000 | Nitrogen | umumnya 5%* | 0%* |
| 28044000 | Oksigen | umumnya 5%* | 0%* |
* Nitrogen dan oksigen sama-sama dalam pos 2804, umumnya bea masuk 5% — verifikasi jalur BTKI 8 digit yang berlaku per pengiriman. Helium, neon, kripton, xenon dan radon semuanya masuk 28042900 "gas mulia lainnya".
2. Bea dan pajak
- BM (bea masuk) = CIF × 5%; dengan sertifikat FORM E, ACFTA membawanya ke 0%.
- PPN = (CIF + BM) × 12%, dengan dasar pengenaan 11/12 (sekitar 11% efektif untuk barang non-mewah).
- PPh 22 = (CIF + BM) × 2,5% dengan API, atau 7,5% tanpa API.
- Tiga pajak menumpuk di biaya tiba; FORM E adalah pengungkit terbesar — menghapus bea 5% menjadi nol.
3. Pengangkutan: gas kelas 2 dan kemasan
| Kelas | Gas umum | Nomor UN umum |
|---|---|---|
| 2.1 Mudah terbakar | Hidrogen, asetilena | Hidrogen 1049, asetilena 1001 |
| 2.2 Tidak mudah terbakar, tidak beracun | He, Ar, Ne, Kr, Xe, N₂ | He 1046, Ar 1006, Ne 1065, Kr 1056, Xe 2036, N₂ 1066 |
| 2.2 + 5.1 Oksidator | Oksigen | Oksigen 1072 |
Kemasan menentukan operasi: tabung 40L/47L/50L (bejana bertekanan), dewar (cairan kriogenik) dan ISO tank helium cair 40 kaki (volume besar). Ikuti hasil klasifikasi pengangkutan — jangan menentukan nomor UN atau kelompok kemasan sendiri.
4. Poin regulasi dan operasional
- Bejana bertekanan: tabung dan ISO tank butuh sertifikat uji bejana tekan plus sertifikat kemasan barang berbahaya.
- Kontrol B3: sebagian gas mudah terbakar atau beracun masuk rezim zat berbahaya (B3) Indonesia — verifikasi per kode dan kegunaan, bukan perkiraan kategori.
- Kepatuhan sisi ekspor: sebagian gas mulia kemurnian tinggi dikontrol ekspor atau butuh persetujuan — konfirmasi sisi ekspor Tiongkok lebih dahulu.
- ISO tank helium cair: sertifikat tangki plus pengembalian tangki kosong; kunci armada tangki dan penerimaan carrier lebih dahulu — waktu tunggunya jauh lebih panjang dari barang umum.
5. Pemasok: yang bisa kami bantu
- Kami menghubungkan Anda dengan pemasok gas industri dan gas mulia utama Tiongkok: helium, neon, kripton, xenon, argon, hidrogen, plus gas kemurnian tinggi dan campuran standar.
- Kami cocokkan tingkat kemurnian (industri / kemurnian tinggi / ultra-tinggi) dan kemasan (tabung, dewar, ISO tank helium cair); pemasok dan harga ditangani privat, tidak dicantumkan di sini.
- Sekaligus kami menangani klasifikasi HS, deklarasi barang berbahaya dan kepabeanan sampai ke pintu.
Halaman terkait
Halaman ini merangkum praktik lapangan dan aturan impor Indonesia yang tersedia untuk umum sebagai referensi bisnis—bukan nasihat hukum, kepabeanan, atau harga. Ketentuan kepabeanan, tarif, dan perizinan terus berubah, sehingga aturan yang berlaku saat itu dan hasil pemrosesan resmi selalu menjadi acuan. Wuhan Freedom International Logistics Co., Ltd. · PPJK berlisensi di Indonesia · Jakarta / Semarang / Wuhan.