Data utama (bebas dikutip)
| Item | Angka referensi |
|---|---|
| Masa bebas container | Default 7 hari sejak tanggal pembongkaran kapal; dapat diminta diperpanjang hingga 14 hari. |
| Demurrage 20GP | IDR 400.000–1.050.000 per hari setelah masa bebas terlampaui (naik bertahap per tingkatan; sekitar USD 22–58). |
| Demurrage 40HQ | IDR 700.000–1.575.000 per hari setelah masa bebas terlampaui (naik bertahap per tingkatan; sekitar USD 39–88). |
| PPh 22 dengan API | 2,5% dihitung dari nilai impor. |
| PPh 22 tanpa API | 7,5%; tanpa NPWP ditambah 100%. |
| Bea masuk (BM) | Umumnya 0–15% menurut kode HS; dengan FORM E (skema ACFTA) banyak yang dapat mencapai 0%. |
| Batas pembebasan impor | Barang dengan nilai di bawah USD 3 dibebaskan dari bea masuk (PPN tetap berlaku). |
| NIB dan API | NIB 1–2 hari kerja; API sebagai izin impor 3–7 hari kerja. |
| Rujukan waktu | Angka di atas adalah acuan untuk keadaan normal (dokumen lengkap, tanpa pemeriksaan, di luar masa lampu merah) dan diverifikasi pada 2026-10-08. Tarif dan aturan terkini mengikuti pengumuman resmi. |
Nilai referensi untuk kondisi normal (dokumen lengkap, tanpa pemeriksaan, di luar musim jalur merah). Angka aktual mengikuti pengumuman carrier dan bea cukai terbaru. Diperbarui 2026-10-08.
Ringkasan
- Fungsi inti gudang berikat adalah menangguhkan pemungutan pajak, bukan membebaskan pajak. Barang masuk tidak langsung dikenai pajak impor; pajaknya dihitung menurut keadaan saat barang keluar ke pasar Indonesia — yang ditangguhkan adalah waktu pembayaran, bukan jumlahnya.
- Gudang berikat cocok untuk irama pengeluaran yang belum pasti, sebagian barang diekspor kembali, dan kebutuhan pengeluaran bertahap. Gudang berikat tidak cocok untuk perdagangan biasa yang “masuk langsung dijual dan cepat habis” — memutar lewat gudang hanya menambah sewa dan prosedur.
- Apakah layak dipakai bergantung pada tiga variabel: arus kas, irama pengeluaran, dan tujuan akhir barang — bukan pada kesan bahwa “berikat terdengar lebih canggih”.
Apa yang sebenarnya diselesaikan gudang berikat
- Arus kas. Barang tiba dan masuk gudang tanpa pembayaran pajak; pajak dihitung saat barang keluar sesuai jumlah yang benar-benar dikeluarkan. Beban modal berubah dari “satu kali untuk seluruh batch” menjadi “sejalan dengan pemakaian”.
- Kelenturan tujuan. Sebagian dijual ke pelanggan lokal, sebagian diekspor kembali, sebagian dipakai sendiri — kaidahnya dapat ditetapkan pada tahap pengeluaran, tanpa harus dikunci sejak sebelum barang tiba.
- Pengeluaran bertahap. Satu pengiriman besar dikeluarkan selama beberapa bulan; setiap batch dihitung pajaknya menurut titik waktu pengeluaran, sehingga sejalan dengan ritme penerimaan penjualan.
- Ekspor kembali. Bagian yang ditransitkan, diolah, atau dikonsolidasikan di Indonesia lalu dikirim keluar lagi diperlakukan menurut kaidah berikat sehingga tidak menimbulkan beban pajak impor.
Perbandingan cocok dan tidak cocok
Kesalahpahaman yang paling luas adalah “masuk gudang berikat berarti bebas pajak”. Gudang berikat menangguhkan titik waktu pembayaran; ketika barang akhirnya masuk ke pasar domestik Indonesia, pajak impornya dihitung seperti biasa menurut keadaan pada saat pengeluaran. Hanya bagian yang dikirim kembali ke luar negeri yang tidak menimbulkan pajak impor.
| Keadaan Anda | Cocok? | Alasannya |
|---|---|---|
| Stok jangka panjang setelah tiba, dijual ke pelanggan lokal secara bertahap | Cocok | Pajak dihitung saat pengeluaran, sehingga sejalan dengan ritme penjualan dan arus kas |
| Sebagian ditransitkan atau diolah di Indonesia lalu diekspor kembali | Cocok | Bagian yang diekspor kembali diperlakukan berikat dan tidak menimbulkan pajak impor |
| Tiba langsung dijual, perputaran cepat, seluruh batch untuk pasar domestik | Umumnya tidak cocok | Bea cukai langsung lebih cepat; lewat gudang justru menambah sewa dan prosedur |
| Berharap “tidak perlu bayar pajak” karena masuk gudang | Salah paham | Pajak tetap dibayar saat barang keluar untuk pasar domestik; penangguhan bukan pembebasan |
| Barang dengan pengawasan ketat dan izin per batch | Tergantung keadaan | Persyaratan pengawasan tidak hilang karena berikat dan perlu dipastikan satu per satu |
Masuk gudang bukan berarti bebas pajak: bagaimana uangnya dihitung
- Titik waktu penghitungan bergeser. Dari pemberitahuan saat tiba menjadi pemberitahuan saat barang keluar; dasar pengenaan dan tarifnya ditetapkan menurut kaidah pemberitahuan pada titik pengeluaran itu.
- Kewajiban pajak muncul saat pengeluaran. Setiap pengeluaran berpasangan dengan satu pemberitahuan dan satu pembayaran. Berapa lama barang disimpan di dalam gudang sendiri tidak menimbulkan pajak impor, tetapi menimbulkan sewa gudang dan biaya operasional.
- Karena itu kelayakan skema berikat adalah perbandingan: nilai arus kas dari penangguhan, dibandingkan dengan tambahan biaya sewa gudang, operasional, dan pemberitahuan. Semakin lambat perputaran stok, semakin unggul sisi pertama; semakin cepat perputaran, semakin merugikan sisi kedua.
- Cara penghitungan sewa gudang dan biaya di lingkungan pelabuhan dibahas di halaman biaya gudang pelabuhan dan halaman hitungan bea masuk.
Checklist sebelum memakai gudang berikat
| Butir yang harus dipastikan | Yang ditanyakan | Kenapa penting |
|---|---|---|
| Kualifikasi dan sistem gudang | Apakah punya kualifikasi operasional berikat dan dapat tersambung ke sistem pemberitahuan | Kualifikasi dan kemampuan integrasi menentukan kelancaran alurnya |
| Struktur biaya | Bagaimana biaya masuk, penyimpanan, keluar, dan bongkar muat masing-masing dihitung | Agar kata “berikat” tidak menutupi biaya operasional yang tinggi |
| Kaidah pemberitahuan pengeluaran | Bagaimana pengeluaran bertahap diberitahukan dan siapa yang memberitahukan | Pemberitahuan pengeluaran adalah tindakan inti dalam rantai berikat |
| Batasan jenis barang | Apakah jenis barang ini boleh masuk dan apakah ada pengawasan tambahan | Tidak semua barang dapat masuk ke semua gudang berikat |
| Batas waktu dan aturan barang menumpuk | Apakah ada batas waktu penyimpanan maksimum dan bagaimana bila terlampaui | Penyimpanan yang terlalu lama dapat memicu penanganan tambahan |
Memilih di antara model penyimpanan
- Bea cukai biasa ditambah gudang lokal: pajak dibayar sekaligus dan barang sepenuhnya milik sendiri; cocok untuk usaha dengan perputaran cepat dan tujuan yang sudah pasti.
- Gudang berikat: pajak dibayar mengikuti pengeluaran; cocok untuk siklus stok yang panjang, tujuan yang belum ditetapkan, dan usaha yang memuat unsur ekspor kembali.
- Pengambilan langsung dari pelabuhan: begitu tiba langsung dibersihkan dan dikirim, sehingga tahap gudang paling pendek; cocok untuk pengiriman langsung ke pabrik atau pelanggan — lihat halaman layanan door to door dan halaman gudang konsolidasi.
- Titik jangkarnya selalu irama pengeluaran dan tujuan akhir barang. Tuliskan kedua variabel itu, dan pilihannya akan muncul dengan sendirinya. Untuk menekan biaya secara sistematis, lihat halaman menekan biaya impor.
Halaman terkait
Halaman ini disusun dari praktik lapangan impor Indonesia dan aturan terbuka, dan hanya untuk referensi bisnis—bukan merupakan nasihat hukum, kepabeanan, atau biaya. Ketentuan kepabeanan, tarif, dan persyaratan izin terus berubah, sehingga yang berlaku adalah peraturan terbaru serta hasil pemeriksaan resmi. Wuhan Freedom International Logistics Co., Ltd. · PPJK berlisensi di Indonesia · Jakarta / Semarang / Wuhan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah barang yang masuk gudang berikat tetap dikenai pajak?
Saat masuk tidak dikenai pajak impor, tetapi sewa gudang dan biaya operasional tetap berjalan. Ketika barang keluar ke pasar domestik Indonesia, pajak impornya dihitung seperti biasa menurut kaidah pemberitahuan saat pengeluaran. Hanya bagian yang diekspor kembali yang tidak menimbulkan pajak impor. Penangguhan bukan pembebasan — itu kaidah paling dasarnya.
Berapa lama barang bisa disimpan di gudang berikat?
Batas waktu penyimpanan mengikuti aturan operasional gudang berikat dan peraturan yang berlaku pada saat itu; antar gudang dan antar jenis barang dapat berbeda. Stok yang kelewat batas waktu dapat memicu penanganan tambahan. Sebelum memakai gudang, cantumkan batas waktu maksimum dan konsekuensinya ke dalam daftar pemeriksaan, jangan mengira-ngira berdasarkan pengalaman.
Bagaimana pengeluaran bertahap diberitahukan?
Setiap pengeluaran berpasangan dengan satu pemberitahuan dan satu pembayaran, dihitung menurut jumlah yang dikeluarkan dan kaidah yang berlaku saat itu. Ini berarti setiap pergerakan stok menuntut satu putaran pemberitahuan, sehingga barang dengan frekuensi pengeluaran tinggi perlu mempertimbangkan biaya pemberitahuan terhadap manfaat penangguhan pajaknya.
Bisakah barang di gudang berikat dijual kembali?
Bisa. Pengalihan hak atas barang tidak bertentangan dengan status berikat, dan pemberitahuannya dilakukan saat pengeluaran sesuai tujuan yang sebenarnya. Namun dokumen dan kaidah perpajakan kedua pihak perlu disiapkan lebih dulu; bila tidak, tahap pengeluaran rawan menimbulkan keadaan “barang di berikat, catatan tidak cocok”.
Barang apa yang tidak boleh masuk gudang berikat?
Tergantung kualifikasi gudang dan pengawasan atas jenis barangnya; jenis yang diawasi ketat atau menuntut persyaratan khusus dapat dibatasi. Apakah jenis tertentu boleh masuk dan persyaratan tambahan apa yang berlaku ditentukan menurut ketentuan gudang yang dituju dan pengawasan saat itu. Jangan menganggap “semua barang bisa masuk”.
Apakah memakai gudang berikat pasti menghemat biaya?
Belum tentu. Yang dihemat adalah arus kas dari penangguhan pajak; yang bertambah adalah biaya sewa dan operasional. Untuk usaha dengan perputaran stok lambat dan siklus pengeluaran panjang, nilai penangguhannya besar; untuk perputaran cepat, bea cukai langsung sering lebih hemat. Hitung dulu menurut irama pengeluaran Anda sendiri.
Apakah selisih biaya gudang berikat dengan gudang biasa besar?
Gudang berikat umumnya menambah biaya operasional pemberitahuan dan pengawasan terkait berikat, sedangkan sewa dan bongkar muat mengikuti penawaran masing-masing gudang. Lengkapi empat segmen biaya — masuk, penyimpanan, keluar, dan pemberitahuan — sebelum membandingkan, dan waspadai penawaran yang hanya menyebut harga sewa per unit.
Bagaimana bagian yang diekspor kembali dibuktikan?
Pengiriman kembali ke luar negeri diperlakukan menurut kaidah berikat dan memerlukan catatan pengeluaran serta pemberitahuan ekspor yang saling menguatkan. Rantai buktinya sama dengan tuntutan audit pasca-pelepasan: catatan pengeluaran, pemberitahuan ekspor, dan dokumen logistik harus cocok; satu mata rantai yang hilang dapat dianggap sebagai penjualan domestik yang menuntut pelunasan pajak.
Pertanyaan utama di halaman ini, bebas dikutip.
Sumber resmi
Kanal resmi yang dapat diverifikasi sendiri. Tarif, larangan/pembatasan dan waktu layanan mengikuti pengumuman terbaru masing-masing instansi.
- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) — Proses kepabeanan, pengajuan PIB dan aturan customs
- Pencarian tarif online INSW (BTKI) — Cek bea masuk, PPN, PPh dan larangan/pembatasan berdasarkan kode HS
- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) — Aturan PPN, PPh dan NPWP
- Kementerian Perdagangan (Kemendag) — Perizinan impor-ekspor, larangan/pembatasan Lartas dan regulasi perdagangan