Panduan ATA Carnet untuk Pameran di Indonesia

Sering disebut paspor barang, ATA Carnet memberikan jaminan sekali di negara asal dan melewati perbatasan dengan endorsement di buklet. Apakah berlaku untuk Indonesia — dan endorsement mana yang tidak boleh terlewat — dijelaskan di sini.

ATA Carnet adalah dokumen kepabeanan internasional untuk pemasukan sementara: satu buklet, satu jaminan di negara asal, masuk tanpa bea lintas negara anggota — sering dijuluki paspor barang.

Posisi Indonesia soal ATA Carnet

HalKetentuan
Diterima sejakSumber industri: Indonesia menerima carnet sejak Mei 2015
Asosiasi pemberi jaminan nasionalKADIN Indonesia
CakupanBerlaku di 78 wilayah anggota (menurut KADIN)
PeruntukanPameran dan peralatan profesional, antara lain yang sudah dipraktikkan
Tidak diterimaSampel komersial, kiriman pos (menurut sumber industri)
SyaratBarang tidak habis pakai, mudah dikenali; bentuk tidak berubah selain keausan wajar; re-ekspor tepat waktu

Sumber cakupan di atas tercantum di kaki halaman; sebelum pengiriman, konfirmasi terkini dari bea cukai Indonesia dan penyelenggara yang berlaku.

Empat endorsement — satu terlewat, buklet macet

EndorsementDi manaAkibat terlewat
1 · EksporPelabuhan Tiongkok (saat deklarasi ekspor)Buklet gagal di luar negeri
2 · ImporPelabuhan IndonesiaTidak ada catatan masuk yang sah
3 · Re-eksporPelabuhan Indonesia (usai pameran)Tidak bisa diverifikasi di asal; jaminan ditagih
4 · Impor kembaliPelabuhan Tiongkok (saat pulang)Buklet tidak tertutup; deposit tertahan

Jalur pengurusan dari Tiongkok — intinya

Tanya penyelenggara ini sebelum memutuskan pakai carnet

Tidak semua venue di Indonesia memproses ATA carnet. Begitu booth dikonfirmasi, masukkan pertanyaan ini di email pertama ke penyelenggara: apakah venue menerima clear carnet, dan apakah ada agen impor sementara yang ditunjuk? Jangan mengunci rencana transport sebelum jawaban tertulis diterima.

Carnet atau impor sementara?

SkenarioSaran
Tur multi-negara dalam setahunCarnet: satu jaminan, banyak perbatasan
Satu pameran di Indonesia, sekali masukImpor sementara biasanya lebih langsung (lihat praktik impor sementara)
Ada barang yang mau dijualImpor reguler sejak awal — jangan dicampur ke status sementara
Sampel via kurirCarnet mengecualikan jalur pos dan sampel komersial; gunakan impor sementara atau alur sampel biasa

ATA Carnet · Tanya jawab

Apakah Indonesia menerima ATA carnet untuk pameran?
Ya. Bea cukai Indonesia secara terbuka mendukung carnet untuk pameran, pertunjukan dan acara olahraga, selama barang memenuhi syarat dan diekspor kembali tepat waktu. Penerimaan di tingkat venue tetap perlu konfirmasi tertulis dari penyelenggara.
Di mana ATA carnet diurus?
Di Tiongkok, penerbitnya adalah sistem CCPIT; di Indonesia, pemberi jaminan nasionalnya adalah KADIN. Keduanya tertaut di kaki halaman ini.
Berapa lama masa berlaku carnet?
Hingga satu tahun, mencakup pameran, perjalanan pulang-pergi dan verifikasi; aturan mulai berlaku dan perpanjangan ditetapkan penerbit.
Bagaimana jika endorsement re-ekspor terlewat?
Tanpa endorsement re-ekspor dari luar negeri, buklet tidak bisa diverifikasi di negara asal, jaminan penerbit ditagih, dan bea cukai Indonesia dapat mengenakan denda serta pembayaran pajak. Masukkan endorsement ke jadwal dismantle.
Belum yakin barang Anda memenuhi syarat carnet?
Kirim daftar barangnya. Kami periksa dulu sesuai praktik pintu masuk Indonesia — jangan sampai ketahuan di gerbang venue. Minta penawaran →

Sumber & dasar

Butir di atas adalah parafrasa sumber publik; teks resmi bea cukai dan peraturan Indonesia terkini yang berlaku. Data diverifikasi 2026-10-16.