Ketika satu kirim terkena dua tindakan, bebannya tidak sederhana — bea sementara juga menaikkan dasar PPN. Berikut kalkulator tiga lapis untuk keramik, lima pasangan HS yang mudah tertukar, tabel referensi ad valorem 16 kelompok produk, dan enam pertanyaan sebelum penawaran.
Dari 19 kasus tercatat, hanya delapan subpos ubin (6907.21.91–.94 dan 6907.22.91–.94) yang terkena BMAD dan BMTP sekaligus. Ubah angka di bawah untuk melihat perubahan beban.
Tidak dicentang = 7,5%
Kelima ini bukan kasus tumpukan, tetapi barang yang mirip. Salah klasifikasi membatalkan penawaran.
Hanya bea sementara, tanpa BM dasar. Diurutkan menurut risiko.
| Produk | Kode HS Indonesia | BMTP pengamanan | BMAD anti-dumping | Status penumpukan |
|---|
Jalankan enam pertanyaan untuk setiap kirim yang terkena tindakan. Tiga pertama kerugian langsung; tiga terakhir biaya kurang dihitung.
Kirim invoice, packing list, dan B/L. Kami periksa cakupan dan beban per field dan menjawab dalam satu hari kerja (laporan Mandarin + catatan Indonesia).
Apakah BMAD dan BMTP dapat dikenakan pada kiriman yang sama sekaligus?
Bisa. Ubin keramik adalah contoh paling jelas: ubin dari Tiongkok dikenakan bea anti-dumping (PMK 70/2024, spesifik, Rp 13.446 hingga Rp 94.544 per m² sesuai penetapan eksportir) sekaligus bea tindakan pengaman (PMK 14/2025, ad valorem 12,44%, semua negara asal). Keduanya ditumpuk di atas tarif dasar BM, dan BM preferensial FORM E / ACFTA hanya mengurangi lapisan BM dasar — bukan dua lapisan bea sementara ini.
Urutan apa yang benar untuk menghitung bea impor Indonesia?
Nilai pabean CIF → tambah BM dasar (MFN atau band preferensial FORM E) → tambah bea anti-dumping BMAD → tambah bea tindakan pengaman BMTP → hitung DPP (dibagi 12 dikali 11) → tambah PPN 12% → tambah PPh (2,5% jika ada API, atau 7,5% jika tidak ada). Poin pentingnya: bea sementara ikut menaikkan dasar pengenaan PPN.
Berapa selisih bea antara benang kapas dan benang sintetis?
Benang kapas (BMTP PMK 67/2025, HS 5204/5205/5206, 27 subpos) saat ini Rp 7.500 per kg; benang sintetis dan buatan (BMTP PMK 37/2026, HS 5509/5510, 6 subpos) Rp 324 per kg. Selisihnya sekitar 23 kali lipat, jadi ketika klien menyebut "benang", harus dipastikan dulu apakah benang kapas atau sintetis. Catatan: benang kapas memasuki tahun kedua pada 30 Oktober 2026, sehingga beanya turun menjadi Rp 7.388 per kg.
Berapa umumnya bea tindakan pengaman Indonesia? Apakah ditumpuk?
Tarif BMTP Indonesia sangat bervariasi menurut produk: ad valorem 12,44% (ubin keramik, berakhir 17 November 2026), berdasarkan berat Rp 2.328,473 per kg (EPS), Rp 9.841 per kg (gorden, nilai terbesar di basis data), Rp 7.500 per kg (benang kapas), Rp 3.000 hingga Rp 3.300 per meter (kain kapas), Rp 3.847.800 per ton (kertas rokok). Sebagian besar berupa bea degresif tiga tahun, yang turun bertahap pada tahun kedua dan ketiga.